Showing posts with label rindu. Show all posts
Showing posts with label rindu. Show all posts

Saturday, March 8, 2014

kisah kita : 8 maret 2014

0

Di sebuah kota.. dalam sebuah kamar dengan AC menyala di temperatur dimana aq harus menggunakan bed cover baruku. Hangat kurasakan.

Thursday, February 13, 2014

Kisah kita : Saat ikatan batin itu masih ada

0

Sudah berapa hari terakhir ini aku tak pernah peduli terhadap perasaanku, tubuhku yang terkadang rewel di waktu yang tidak terduga. Sampai akhirnya, rasa sesak ini mengganggu teramat sangat. Bahkan dengan sesibuk apapun, rasa itu semakin jadi menjadi dan membuatku tak bisa beraktifitas sewajarnya. Ada apakah ini? Diantara segunung pekerjaan, tiba-tiba namamu terlintas dalam pikiranku dan kurasakan sesakku semakin menjadi. Aku tak pernah ada riwayat mengidap penyakit asma, cuma terkadang memang aku pernah sesak, tapi ada yang menstimulus sesak yang terjadi, tidak seperti saat ini. Kucoba melawan semua rasa sesak yang mengganggu ini.. Hari itu berhasil kulalui dengan susah payah, berhasil aku lalui dengan bantuan-Mu, Tuhan.

Monday, February 10, 2014

Kerinduanku berlanjut

0

Hari ini malas rasanya beraktifitas,, kuputuskan untuk membuka komputer, menyalakan koneksi internet.
Ntah apa yang ingin kulakukan setelahnya. Diam mengamati layar komputer, termenung sesaat. Teringat ada email klien yang belum sempet aq baca.. Akhirnya kubuka emailku.

Sunday, February 9, 2014

Kerinduanku

0

Entah ini wiken yang keberapa kulalui dengan-Mu.. Entah sudah berapa lama Engkau memberikan kedamaian itu lagi.. ketenangan yang selalu kupinta sebelum ku memejamkan mata ini..

Monday, October 4, 2010

Maafkan diri

0

Duhai Rabb pemilik semua perasaan ini..
Maafkan diri ini yang menyimpan rasa ini..
Jika rasa ini sudah tidak sewajarnya
Ambillah perasaan ini
Jangan biarkan ia mengotori hati ini
Jika telah terlanjur mengotori hati ini
Ijinkan hamba untuk memohon yang baru
Dan jika mungkin, ijinkan hamba untuk bisa membersihkannya

Rinduku Padamu

0

aku berharap perasaan ini tak sebesar ini
aku berharap ada cara lain mengalihkan ini semua


Setengah tahun terakhir ini pikiranku selalu tertuju pada satu topik, yaitu menikah.
Mengingat keinginan dulu untuk bisa menikah di usai muda.
Jangan tanyakan calon padaku, karena satu jawaban pasti yang akan kalian dapat, yaitu "sudah ada, tapi ntah kapan kami dipertemukan".

Beberapa hari kebelakang, aq beranikan diri berbicara pada ibuku mengenai niatan ku untuk menuju 'jalan' itu.. sebenarnya jawaban positif sudah kudapatkan. Hanya ibuku berpesan "carilah ikhwan yang mencintaimu".
Dan pesan itu membuatku terdiam sesaat.
Hmm sebelumnya aq sempat bercerita ada seorang ikhwan yang dari jamanku bersekolah menjadi idamanku.
Dan mungkin sekarang telah menjadi idaman banyak akhwat. Dan sebenarnya aq ingin calonku seperti ikhwan itu, syukur2 memang bisa dengan ikhwan tersebut, tapi nampaknya hal itu amat sangat sulit. Keberadaanku saja ikhwan itu mungkin tak tau dan tak menyadari adanya diri ini yang diam-diam memperhatikan gerak-geriknya.